TUGAS 10 (REFLEKSI TERAKHIR KULIAH FILSAFAT ILMU VIDEO CONFERENCE X) dengan dosen pengampu Prof. Dr. Marsigit, MA
TUGAS 10
(REFLEKSI
TERAKHIR KULIAH FILSAFAT ILMU VIDEO CONFERENCE X)
Nama : Nur Fitriani
NIM :
20309251004
Kelas : S2 Pmat intake 2021
Mata Kuliah : Filsafat Ilmu
REVIEW
REFLEKSI
Penelusuran metode filsafat
dapat dilakukan dari ontologis, epistimologis dan aksiologisnya (etis dan
estetik). Ontologi meliputi yang ada dan yang mungkin ada kemudia kedua hal
tersebut adalah sifat yang mempunyai sifat dan merupakan sifat (metafisik),
yang hanya akan berhenti pada kuasa Tuhan
(Kausal Prima). Metode berfikir
filsafat dapat dibagi menjadi dua yaitu fatal (yang ada) dan Vital (yang
mungkin ada). Yang ada disebut dengan
takdir, dan yang mungkin ada sebagai ikhtiar atau potensi. Takdir itu dipilih, ikhtiar itu memilih. Namun,
yang tetap dan yang berubah keduanya memiliki struktur. Struktur takdir
bersifat tetap, sedangkan struktur ikhtiar adalah tetap dan berubah. Struktur dapat
juga dianggap ontology. Namun karna tiadalah ontology tanpa epistimologi dan
aksiologi. Maka, struktur yang paling sederhana adalah forma/bentuk/wadah dan
substan/isi, bisa juga fatal dan vital. Semua
terjadi dalam ruang dan waktu. Semua objek bisa berada didalam pikiran, di luar
pikiran, dan berada dikeduanya.
Didalam filsafat ada banyak
aliran, diantaranya yaitu monoisme, dualisme, dan plurasime, dan semua itu
memiliki ontologis, epistimologis, dan aksiologis. Pada pancasila dasar negara
Indonesia, menganut paham monodualisme, yaitu percaya dan taat kepada Tuhan
yang maha Esa dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.
Isme adalah pusat. Monoisme
artinya memiliki satu pusat. Dualism artinya memiliki dua pusat. Pluralism artinya
berpusat pada banyak hal. Adapun pancasila monodualisme artinya satu sekaligus
dua. Humanism artinya berpusat pada manusia. Berpusat pada tuhan disebut dengan
Theisme. Berpusat pada materi disebut dengan materialism. Berpusat pada
pengetahuan disebut dengan saintisism. Berpusat pada pengalaman disebut dengan
emperisisme. Bahasa adalah ilmu yang
sangat dekat dengan filsafat, karena bahasa merupakan alat untuk menyampaikan
filsafat yang notabene menggunakan bahasa analog (lebih dari sekedar kiasan). Matematika
pun merupakan ilmu yang paling dekat dengan filsafat, karena matematika mencari
kebenaran, begitupun dengan filsafat. Hermenetika artinya diterjemahkan dan
menerjemahkan dengan menggunakan ekstensi dan intensi, yaitu mendalam sekaligus
meninggi atau menyempit sekaligus meluas. Metafisik disebut dengan infinit
regress, artinya tidak pernah selesai. Hidup manusia memiliki dimensi dan
berhierarki. Yang membuat infinit regres adalah pikiran manusa, karena
ketidakmampuan manusia untuk memikirkan semuanya. Dalam buku filsafat, tertulis
bahwa hidup manusia memiliki berbagai versi struktur dalam hiduo manusia.
Jika kita lihat dalam
Realistik Mathematic, struktur realistic mathematic ada dua yaitu matematika vertical dan matematika
horizontal. Matematika vertical adalah matematika formal dan matematika
horizontal adalah matematika informal. Dalam buku yang berbeda, realistic mathematic
dikatakan memiliki 4 unsur, yaitu matematika formal, bentuk matematika formal,
matematika informal, dan bentuk matematika informal atau bisa dikenal dengan
istilah Iceberg.
Eksistensi dari sesuatu itu
harus dilihat konfrehensif dari ada, mengada, dan pengadanya. Manusia dapat
mengikuti semua aliran dalam filsafat, sesuai dengan ruang dan waktunya.
Struktur pengetahuan
berdasarkan Immanual Kant ada dua, jika dilihat dari pengalaman maka sintetik
dan apostteriori dan jika dilihat dari rasio maka analitik dan apriori. Metode penelitian
itu berstruktur, ada kuantitatif, kualitatif, dan metode filsafat yang
terangkum didalamnya adalah hermenetika.
Hermenetika adalah
interaksi antar unsur-unsur nya yang berjalan dalam ruang dan waktu. Sintetik jika
objeknya di luar pikiran maka disebut dengan hukum sebab akibat. Tapi ternyata
kejadian itu hanya terjadi didalam fikiran, maka sintetik dapat diartikan
sebagai hubungan sebab akibat antar persepsi. Termasuk matematika, matematika
hanya ada didalam pikiran manusia. Sintetik artinya berbantah-bantahan. Sebenar-benarnya
ilmu adalah berbantah-bantahan antar konsep didalam pikiran.
Komentar
Posting Komentar